take it easy, so life will be

Menyadari bahwa saat ini saya hanya ingin membuat hidup saya terasa lebih fun, maka sayalah yang harus membuatnya seperti itu. It's no kidding, you are what you want, you are what you say, you are what you eat, and you are what you be.

24 February 2009

Alter-Ego

"An alter ego (Latin, "the other I") is a second self, a second personality or persona within a person. It was coined in the early nineteenth century when schizophrenia was first described by early psychologists.[1] A person with an alter ego is said to lead a double life." (Wikipedia)

Baru-baru ini gw membaca artikel mengenai Alter-Ego. Di sebuah majalah lokal yang cukup populer dan sering kita baca (halah, basa-basi. Bilang aja majalah **g****) :D

Ternyata, orang-orang public figure di dunia ini pun mengatakan bahwa mereka memiliki Alter-Ego dirinya, yaitu sisi lain dirinya, seorang lagi dalam tubuh mereka yang memiliki nama, kepribadian, yang berbeda dari mereka.

Sebenarnya, lahirnya sebuah Alter-Ego dalam diri seseorang itu... apakah dengan sendirinya atau dengan keinginan orang tersebut? Apakah mereka berbeda atau tidak jauh berbeda dengan sosok imaginary friend?

Gw mengangkat topik ini sebenernya bukan dalam rangka memperdebatkan, haha. Sebenarnya, membaca artikel di majalah tersebut gw jadi teringat dengan seseorang, yang ada di masa lalu gw, saat umur gw sekitar 13-14 tahun alias pas duduk di bangku SMP. Mari kita sebut orang itu adalah: Alter-Ego gw.

Please, jangan anggap ini aneh. Atau nggak aneh malah? (lha, kok, gw jadi bingung sendiri? :p). Jadi, gw menganggap ada seseorang yang selalu menjawab pertanyaan2 dalam pikiran dan hati gw, seseorang yang menjadi teman bicara gw, seseorang yang gw anggap hidup di dalam badan yang sama dengan gw, seseorang bernama Yuuki. (ah, gw nyebut merk)

Si Yuuki ini... cowok (!?!?!?), dia itu sering menjadi teman bicara gw, teman diskusi gw, teman curhat gw, dan tentunya itu semua berlangsung dalam pikiran gw. Malah, kadang2 gw suka berganti tempat dengan dia (hmm... yang satu ini cukup jarang gw lakukan).

Pernah suatu waktu di pelajaran olahraga, gw berkali2 melakukan kesalahan sampai kesal dan akhirnya meminta Yuuki itu membantu gw. Dan, dengan support-nya, gw bisa merasakan badan gw bergerak sendiri mengikuti pikiran Yuuki, akhirnya... di pelajaran olahraga itu gw jadi jago melakukan gerakan2 olahraga saat itu.

Hmm.. weird huh? Gw aja aneh menceritakan ini semua, malah gw merasa terkejut sendiri begitu mengingat bahwa ternyata I was having an alter-ego once.

Sekarang? Apakah si Yuuki itu masih ada?

Surprisingly, I just realize that he's not here anymore. There's no one who will answer when I'm questioning inside myself, there's no one speak to me inside myself again. There's only me and my mind.

Gw merasakan banget perbedaan ketika ada dan tidak adanya Yuuki dalam diri gw. Waktu dulu, apapun yang gw ungkapkan dalam pikiran gw pasti selalu ada respon dengan cepat dari orang yang gw panggil Yuuki itu. Sekarang? No one. Gw nggak mendengar lagi suara2 tersebut. Yuuki is officially gone from my mind.

Kalau dipikir2, apakah sebenarnya yang gw alami saat itu? Apakah imajinasi gw yang masih terlampau maju lantaran umur gw yang masih belum dewasa? Ataukah Yuuki itu hanyalah suara hati yang dapat dijelaskan secara ilmiah?

Is he my Alter-Ego or... just a friend?

3 comments:

tammi prasetyo said...

waow! nek! you remind me with this kind of story. an imaginary friend!
Yuuki, ya ampyuuun udah lama juga ya kita enggak ngomongin dia.
hahaha...

Actually, I forget if I have or not... hmm.. do you still remember?

reney said...

Hmm... gitu ya. Wah... menarik banget soal alter ego. Beberapa temen gue juga punya alter ego, yang bahkan beda gender, dan kadang, suka "keluar".

Tapi itu kayaknya, kalo kadang-kadang udah bisa "mengambil alih" kesadaran kita, lebih mirip schizophrenia, soalnya kepribadiannya "mecah", dan ngebantu kita di beberapa keadaan2 tertentu. Wah seru nih.

Jadi pengen bener-bener cari info soal alter ego. Hehehe.

Nice post =D

fiEkHa said...

hehe...thank's kak,,,hohohoo