take it easy, so life will be

Menyadari bahwa saat ini saya hanya ingin membuat hidup saya terasa lebih fun, maka sayalah yang harus membuatnya seperti itu. It's no kidding, you are what you want, you are what you say, you are what you eat, and you are what you be.

19 October 2007

Honey & Clover


“Biarpun aku bukanlah orang yang dicintainya dalam arti khusus, namun aku tahu
kalau aku adalah salah satu dari orang-orang yang disayanginya, orang yang
berarti baginya”

Mungkin itulah yang dapat gw ambil setelah menonton anime Honey & Clover. Anime yang diangkat dari manga berjudul sama dan juga telah dibuat versi live action movie-nya ini benar2 salah satu cerita yang wajib bagi kita untuk ikuti.

“Seperti perasaan yang tidak bisa patah ini, aku berharap sesuatu yang baik akan
terjadi”
– Yamada Ayumi (Hachikuro: Chapter 13)–

Memang tidak mudah untuk merasakan cinta sepihak. Itulah inti dari cerita Honey & Clover (selanjutnya disingkat Hachikuro). Apalagi kalau orang itu adalah orang terdekat kita sendiri. Bukanlah hal yang gampang untuk melupakan seseorang yang terlanjur kita cintai. Dan tidak mudah untuk menahan perasaan cinta pada orang terdekat kita, sementara di hatinya sendiri ada orang lain.
Namun, gw salut pada masing2 tokoh utama Hachikuro. Mereka bisa bisa tetap berteman dekat walaupun ada perasaan cinta sepihak di dalamnya. Karena memang sebenarnya mereka semua saling menyayangi satu sama lain, saling peduli satu sama lain, saling membutuhkan satu sama lain.
Mungkin kita (termasuk gw) beberapa kali merasakan beratnya untuk melupakan cinta yang sudah nggak mungkin lagi. Apalagi kalau kita bertemu dengan orang itu hampir tiap hari (satu sekolah). Dan lagi, seberapa seringnya kita berusaha menghindar, yang ada orang itu tetap bersikap akrab dengan kita. Akhirnya gw sadar, kalaupun gw bukan ‘the chosen one’ baginya, tapi gw tetap adalah temannya yang juga penting baginya. Jadi gw berhenti menghindar dan melanjutkan hari2 seperti biasa sampai akhirnya perasaan itu hilang sendirinya, menanti benih cinta yang baru.
Hmm... gw masih muda, dan jodoh ada di tangan Tuhan. Yang paling penting saat ini adalah, gw nggak akan lagi melepaskan sahabat2 gw seperti kesalahan gw di masa lalu.

“Seberapa jauh aku bisa berjalan, tanpa harus memutar balik?” -Takemoto
Yuuta (Hachikuro: Chapter 1) –

Selain tentang one side love, Hachikuro juga memberikan gambaran sebuah kehidupan sebagaimana sebuah kehidupan. Point-nya ada pada si tokoh utama, seorang mahasiswa seni yang masih lugu. Cintanya yang sepihak, skripsinya yang kacau, harus mengulang kuliah satu tahun lagi, ditolaknya lamaran2 kerjanya, dlsb membuat ia merasa dirinya ‘apes’ banget sementara teman2nya yg lain tidak se’apes’ dia.

“Ternyata selama ini aku takut. Aku takut tidak tahu apa yang kulakukan, aku
takut akan masa depan yang tidak kuketahui, aku takut akan hari-hari yang
berlalu dengan cepatnya tanpa rasa kasihan, lalu ketika sadar aku sudah berkayuh
dengan sepedaku entah kemana”
– Takemoto Yuuta (Hachikuro: Chapter 24) –

Newsflash: Semua orang takut (quoted from The Perfect Man).
Pilihannya adalah, apakah kita akan lari menghindarinya, atau menghadapinya untuk menyelesaikannya. Ketika gw memilih untuk menghindari masalah2 yang datang bertumpuk ke gw, mungkin gw akan merasa tenang, tapi entah kenapa ujung2nya gw merasa bosan dan akhirnya takut sendiri karena tidak ada hal yang gw lakukan. Sementara... untuk menghadapi masalah2 yg ada, memang dibutuhkan usaha yang berat, namun dengan begitu waktu2 gw terisi dengan hal2 yg bermanfaat dan kadang menyibukkan diri itu cukup menyenangkan. Rasa lelah setelah bekerja keras terasa lebih nikmat, yg penting gw tetap memikirkan kesehatan gw.

"Although time will pass and the day when everything will become a mere memory
will come, I was there, you were there, everyone was there, looking for only one
thing under those miraculous days. No matter when, it feels sweet and painful at
the same time. It will remain in that distant place in my heart. Always feels
nostalgic, always turning” – Takemoto Yuuta –

“To know that someone has gone out of their way to let you know that they care about you is one of the best emotions anyone can feel” (unknown source).

1 comment:

CresceNet said...

Oi, achei seu blog pelo google está bem interessante gostei desse post. Gostaria de falar sobre o CresceNet. O CresceNet é um provedor de internet discada que remunera seus usuários pelo tempo conectado. Exatamente isso que você leu, estão pagando para você conectar. O provedor paga 20 centavos por hora de conexão discada com ligação local para mais de 2100 cidades do Brasil. O CresceNet tem um acelerador de conexão, que deixa sua conexão até 10 vezes mais rápida. Quem utiliza banda larga pode lucrar também, basta se cadastrar no CresceNet e quando for dormir conectar por discada, é possível pagar a ADSL só com o dinheiro da discada. Nos horários de minuto único o gasto com telefone é mínimo e a remuneração do CresceNet generosa. Se você quiser linkar o Cresce.Net(www.provedorcrescenet.com) no seu blog eu ficaria agradecido, até mais e sucesso. (If he will be possible add the CresceNet(www.provedorcrescenet.com) in your blogroll I thankful, bye friend).