take it easy, so life will be

Menyadari bahwa saat ini saya hanya ingin membuat hidup saya terasa lebih fun, maka sayalah yang harus membuatnya seperti itu. It's no kidding, you are what you want, you are what you say, you are what you eat, and you are what you be.

14 August 2008

OUR BELOVED SCHOOL OF LIFE









Buat yang belum tahu, SMP Labschool adalah sekolah gw yang paling gw cintai. Tempatnya, guru2nya, teman2nya. Sekolah yang sering gw lewati bahkan ketika gw pulang di SMA yang berbeda sekalipun, dan kerap kali gw melihat keluar jendela, memandanginya, melihat murid2nya yang masih berpakaian biru-putih, mengenang masa2 SMP gw di sana, dan berpikir tentang suatu saat di mana gw akan berkunjung ke sekolah tersebut dalam keadaan gw sudah menjadi manusia yang sukses dan membanggakan di mata guru2 SMP gw.

Itu adalah sekolah penuh kenangan, pahit maupun manis. School of life gw. Karena di sanalah akhirnya gw memutuskan jalan hidup gw, cita-cita gw. Dan di sanalah gw bersekolah ketika hidup gw berubah.

SMA gw melanjutkan ke sekolah negeri. It’s such a lovely school with much trees. Tapi tetap belum menggeser kursi pertama yang diduduki SMP Labcshool sebagai salah satu sekolah kehidupan gw.

Hari ini, dalam rangka pertemuan Yorkshire Family kembali, kami pergi mengunjungi SMP kami tercinta. Dan gw nggak bisa mengeluarkan kata2 ketika melihat kondisi bangunan yang sedemikian rupa pasca kebakaran kemarin.

Gw nggak bisa mengeluarkan kata-kata yang berarti untuk diucapkan, seakan semua pilihan kata-kata yang ada nggak bisa mewakili perasaan yang ada. Akhirnya gw Cuma bisa diam dan memotret dan memotret setiap sudut2 SMP gw yang sudah lenyap, atau yang Cuma terlihat kerangka-kerangka sisanya.

Di sana, kami semua melihat SEMUA guru2 SMP kami yang turut menurunkan tangannya dalam pemulihan kembali SMP Labschool. Semua guru-guru SMP kami. tak terkecuali wali kelas kami saat kelas 2 dan kelas 3, kepala sekolah dan wakilnya, semuanya.

Kami menyalami mereka satu persatu, dan mereka pun memohon doa kami agar sekolah tersebut cepat bangkit kembali.

Ya, Pak, Bu, pasti kami doakan. Maafkan kami yang tidak sempat membantu selain dengan doa. Tapi kami percaya bahwa sekolah kami itu akan bangkit dengan cepat.

“Karena sekolah kami itu adalah sekolah yang kuat”

Gw percaya, sekolah yang telah meluluskan penerus2 bangsa tersebut, adalah sekolah yang kuat, dia akan bangkit dengan cepat, dengan keadaan yang jauh lebih baik dari sebelumnya, dan akan terus menelurkan bibit2 baru yang lebih baik dari sebelumnya. Gw yakin itu, sekolah yang telah menjadikan diri gw seperti sekarang ini, adalah sekolah yang kuat. Dia sanggup bertahan.

Gw bersyukur tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Gw yakin segala yang terjadi di dunia ini memiliki alasan, alasan dari kehendak Tuhan yang kita tidak akan pernah mengetahuinya, kita hanya bisa menerka2 dan meyakininya.

“Karena dibalik kesulitan terdapat kemudahan, dan dibalik kesulitan terdapat kemudahan” (La Tahzan for Teens)

Hal buruk terjadi karena ada hal baik menanti setelahnya. Begitulah yang bisa gw simpulkan setelah gw sendiri, keluarga gw sendiri, sempat mengalami keadaan terburuk yang pernah ada.

Asalkan kita mau berusaha dan berdoa, kita akan bisa menghadapi dan mengatasi cobaan hidup yang diberikan oleh-Nya kepada kita di dunia.

Musibah ini pun merupakan sebuah cobaan berat bagi sang distributor MLM K-Link yang menyelenggarakan demo peledakan ini. Jujur, membaca berita yang ada gw nggak merasa aneh atau marah, melainkan berpikir... musibah ini adalah kesalahan dari banyak pihak, termasuk PIHAK UNJ (sebagai yang menyediakan tempat demonstrasi), bagaimana bisa mereka menyetujui pengadaan demo peledakan kendaraan DI TEMPAT UMUM seperti itu? tidak berpikirkah mereka akan kemungkinan bahaya yang ada?

Dari pihak distributor sendiri juga salah. Seharusnya produk explo-protect tersebut diperuntukkan untuk mobil, bukan motor, di mana keduanya memiliki ukuran tanki bahan bakar yang berbeda. Lagipula... bukankah seharusnya demo2 peledakan seperti itu memilih tempat terbuka yang jauh dari perkotaan dan pemukiman? Sekali lagi... ini adalah masalah kelalaian manusia yang tidak mengikuti prosedur, segalanya memiliki prosedur yang HARUS DIPIKIRKAN.

“Musibah terjadi karena kelalaian manusia, sedangkan yang timbul setelahnya adalah cobaan bagi mereka”

Kasihan juga membayangkan, mereka Cuma Sales MLM biasa, yang sedang berusaha dalam pekerjaan mereka. Gimana kalo ternyata oom kita sendiri yang mengalami hal tersebut, atau orang tua kita sendiri?

Bener-bener sebuah musibah bagi semua orang.

Yah... manusia adalah makhluk yang berakal. Mereka diciptakan untuk dapat menyesuaikan dirinya dengan keadaan. Where there’s a will there’s a way.