take it easy, so life will be

Menyadari bahwa saat ini saya hanya ingin membuat hidup saya terasa lebih fun, maka sayalah yang harus membuatnya seperti itu. It's no kidding, you are what you want, you are what you say, you are what you eat, and you are what you be.
Showing posts with label birthday. Show all posts
Showing posts with label birthday. Show all posts

02 September 2010

Sebelum terhapus...

Short message Service...

a.k.a

SMS

"Happy birthday anak mama dan bapak yg cantik, mama mendoakan agar Allah mengijinkan fika mendpt beasiswa untk seklah di LN, sehat, makmur harta dan pekerjaan, sejahtera, mendpt kemuliaan d sisi Allah dn pasangan hdp yg menyayangi, amanah, menafkahi, setia, sehat, makmur jg harta dn ilmu, mulia dsisi Allah dn syang sma mertua....he....he jg dikaruniai anak yg shat, cerdas, sholeh dn sholeha, amin"
(dari Mam a.k.a ibunda tersayang)



"Happy birthday fiekha :D Smg bisa menjadi animator terhebat di Indonesia. Have a great day sayang :)"
(dari dhikung a.k.a Dhika teman tersayang. She's the girl, yeah :D)



Jujur gw kaget ada orang yg begitu mengingat apa cita-cita/impian gw yang selalu gw dambakan hingga sekarang, ini pesan singkat yang paling mengena di benak gw, huks :'-)



"Hey teman, selamat tambah usia, semoga tambah dewasa. am still waiting for our next tea-life-talkin time. :)"
(dari punkitubella a.k.a Bella the fella)



"Fikaaa! Um, tp udh ga seru ni gr2 td lo udh nanyain dl an :( Tp y sdhlh yaa. Hpy 20th+1hr! Gmn rasany hr ptama stlh lo jd 20th? ad perbedaan? ngrasa tua bgt ga lo? He, ciee..yg udh kepala2..ahaha. Smga bs mkin bijak, dpt pacar yg baik, bingkai jkt sukses, kul lancar, kel bahagia, dn smw yg tbaik melimpahimu. SMANGAT"
(Dari April ennur)

What did I feel?

H.A.P.P.Y. 

19 August 2010

again for my best time

Usia duapuluh sudah saatnya mengetahui apa yang paling berarti bagi dirimu, mengetahui apa yang kamu inginkan, apa yang kamu sukai, dan apa yang akan kamu upayakan untuk itu semua. by fiEkHa

dan inilah adegan-adegannya:



hm? apa ini terbungkus kertas putih?





*ngubek ngubek buka buka
eeeh?!!! *shocked





sketchbook! ini sketchbook! kyaa!!





ada tulisannya: "Happy birthday kaak!!! mama & uzie"
oooooo... *senang :'-)



*adegan ini ialah dengan dramatisasi :)

tapi kebahagiaanku bukanlah drama, it's for real :)))) thank you for the gift! I LOVE IT, best mom and sis eva!

saatnya aku menjalani level duaku :)

pertanyaannya...



pertanyaannya:

sudahkah aku meninggalkan kesan yang berarti di hati maupun pikiran tiap-tiap orang yang kutemui selama 20 tahun ini?

level duaku




Segala hal memiliki tahapan, tingkatan, level, apapun sebutannya.

Termasuk hidup.

seperti role playing game, untuk mencapai level berikutnya, untuk meningkatkan level kekuatan kita, dibutuhkan beberapa kondisi, atau syarat, atau apapun sebutannya.

Untuk membekali kita di level selanjutnya, karena level-level tersebut memiliki tingkatan kesulitan tersendiri sehingga dibutuhkan bekal atau kemampuan yang berbeda untuk bertahan.

ketika kita sudah memiliki bekal itulah, saatnya level kita sendiri naik, dan siap memasuki dunia dengan level yang sesuai kemampuan dan bekal kita.

Sekarung bekal berusia 20 tahun.

Tahun ini bisa gw rasakan sebagai tahun di mana gw memasuki level berikutnya dalam hidup gw.

sudah saatnya, dengan bekal karung usia 20 tahun.

Perubahan-perubahan pun terjadi, baik dari lingkungan, dan diri sendiri.

Berbeda, semuanya terasa benar-benar berbeda.

dan kini perubahan level tersebut makin diresmikan dengan masuknya usia gw ke level kepala dua.

Selamat tinggal masa-masa level satuku. Di mana aku masih bisa bahagia atas nama seorang anak yang masih ingin menikmati segalanya tanpa beban.

saatnya melepas baju level satuku, mengganti semua equipment dan senjata-senjataku di level satu... menggantinya dengan keperluan untuk level dua.

seperti role playing game

entah situasi atau keadaan seperti apa lagi yang akan kuhadapi ke depannya nanti, maksudku.. ini level dua, bung, sudah bukan lagi level satu.

dan sebagian dari gambaran level dua sudah kudapatkan selama setengah tahun ini...

kini semuanya resmi sudah.


19 Agustus 2010, aku memasuki usiaku yang ke duapuluh.

level dua.

14 September 2009

Cerita tentang proyek 19

Beberapa minggu lalu, yaitu bulan Agustus lalu tanggal 19 adalah ulang tahun gw yang ke-19. Yeah, what a special number to celebrate, huh? Okay, dan udah dari lama gw merencanakan ‘perayaan’ bagi diri gw sendiri at my special 19th number.


Giving instead of receiving.


Oke, emang entah kenapa gw itu sukaaa banget ngasih sesuatu buat orang-orang terdekat gw. Bukannya gw berharap akan mendapatkan suatu balasan atau apa, tapi… terasa seperti suatu kepuasan dan kesenangan sendiri untuk memberikan sesuatu ke orang2 terdekat gw.


Dan project 19 gw ini juga merupakan bagian dari ‘my giving project’ untuk temen2 gw saat ini di kampus. Untuk kelompok tigabuba yang adalah circle of friends gw di jurusan komunikasi sejak saat kita diospek dulu, untuk Yorkshire Family yang akan selalu menjadi keluarga gw walopun kita udah kepisah2, untuk Indah-Etrin-Beta yang juga adalah temen2 deket gw sejak kita masuk kuliah. Dan beberapa orang lainnya yang mungkin belum mendapat apapun dari gw, belive me, akan tiba saatnya gw memberi sesuatu untuk kalian, walaupun itu hanya sebuah kue buatan sendiri (mm… love it soo much).


Untuk ketiga circle yang gw sebutin sebelumnya, masing2 gw berikan kado sebuah gambar, a portrait of us. Yah, I know what I can do, what I can made. Gw tahu apa kemampuan gw, gw tahu apa yang bisa gw buat, dan salah satunya adalah menggambar. Jadi gw buatkanlah gambar2 wajah gw dan temen2 gw tersebut.


Variatif, ada yang gw gambar dengan gaya realis, dan jujur menggambar wajah realistic style tersebut adalah YANG PERTAMA bagi gw. Gw nggak tahu apakah gw bisa, apakah hasilnya bagus atau tidak, yang pasti I just do that for this special moment. Yang lainnya tetap gw gambar denga gaya manga style, sedikit touch-up di photoshop (dan ini juga kali pertama gw belajar photoshop), voila!


Yang terakhir, gw membuatnya di paint secara manual. Okeh, paint doesn’t sound special, but my drawing still special anyway J (boleh bangga dikit, dong?).


Hadiah2 ini sebenernya sengaja gw buat dan berikan ke mereka, karena gw tahu, sudah mendekat ke waktu di mana kita akan jaraaaaang banget bisa menghabiskan waktu bersama2, a really long quality of time will slowly decreasing. Kesibukan bagi masing-masing dari kita, termasuk gw yang juga mulai menata keseharian gw dengan hal2 yang ingin gw lakukan dan gw yakin itu juga akan menyibukkan gw, salah satu faktor yang mengurangi intensitas kebersamaan gw dengan mereka.


Dan hadiah ini merupakan bentuk perhatian gw, di sela2 waktu yang mulai gw pake untuk diri gw sendiri, gw selalu teringat mereka. Kesibukan yang nggak bisa gw tinggalkan, karena itu menyangkut cita-cita dan perjuangan gw, tapi di tengah2 itu semua bayangan akan kebersamaan bersama teman2 gw akan selalu ada.


Gw sadar banget mulai memasuki semester 3 ini udah dikit banget waktu yang bisa gw sediakan untuk mereka. So, udah jelas ‘waktu’ adalah hal yang paling sulit gw berikan untuk mereka. Jadi apa yang bisa gw berikan sebagai bentuk perhatian gw?


I let these gifts remind us with our moments before… So, even now we’re separated, we still feel belong to each other.


Semoga kalian semua senang dengan hadiah kecil dari gw yaa… walaupun makin sedikit waktu2 yang bisa gw berikan untuk kalian, setidaknya di hari spesial gw, adalah kalian semua yang akan gw ingat selalu.

19 August 2009

number 19, facebook happening, and me

Rabu, 19 Agustus 2009 ini, umur gw bertambah lagi.

Sekarang kalau nulis2 data diri yang ada keterangan umurnya, gw tidak akan lagi menuliskan 18 melainkan 19. Angka-angka yang akan selalu berubah, tidak akan menetap lebih dari setahun (kecuali ada kecuali, yaa).


Number 19.

Since my birthday is August 19th, I used to like that number until now.

Especially today.

When I'm going on 19 in date 19th.

And surprisingly, a friend of mine congrats me at 7 pm, which also known as 19.00 o'clock. And it is the most beautiful thing happened in this day.


Tahun ini, gw menerima sms lebih sedikit dari tahun2 sebelumnya. Biasanya, tiap tahun gw dapet sms ucapan selamat ulang tahun sebagai pemecah rekor sms harian. Dan biasanya sms2 itu akan gw simpan selama beberapa bulan di hape.
Tahun ini gw tetap akan menyimpan sms2 yang datang di hari ini, biarpun jumlahnya tidak memecahkan rekor (yang ternyata lebih dulu dipecahkan saat sms2 berdatangan di masa2 gw hectic aktivitas kampus).

Gw tetep akan menyimpan mereka selama beberapa lama.

It's more like a habit I can hardly change.



Hari ini berlangsung selayaknya hari-hari biasa, nothing special except that today is my 19th birthday. Gw menghabiskan waktu dengan mengerjakan sebuah project yang gw sebut "project 19". Dan mengenai project ini akan dibahas di kesempatan lain, karena saat ini statusnya masih "TOP SECRET", begitu statusnya berubah, saatnya gw posting mengenai project ini.





Malamnya, gw memutuskan untuk ke warnet, internetan pastinya (apa lagi?).

Sebagai seorang yang jarang ngenet karena koneksi internet tidak terlalu oke, jadi gw jaraaaaang banget buka fesbuk. Sekalinya buka, nggak tau mau ngapain kecuali upload foto, approve temen2, dan chatting klo lg pengen ngobrol.

Dan mungkin karena itulah gw baru merasakan sendiri 'the happening'nya facebook pada hari yang spesial ini, karena ternyataaaaa...semua pada ngasih selamat via facebook!!!

Gw seneng...pastinya.

Kaget...pastinya.

Seneng double...pastinya.

sekitar 90-an wall masuk buat ngucapin selamat ultah, mulai dari temen2 SMA, tmen2 SMP, dan temen2 kuliah. Beberapa diantaranya sangat gw kangenin, beberapa bikin gw ketawa inget kengocolannya, dan beberapa-beberapa lainnya.

Apa yang gw tangkep dari hal tersebut adalah: SEMUA orang AKTIF ber-facebook. Mereka update aja sama ultah orang2. Gw...boro2 ngasih selamat, cara ngeceknya aja kagak nyadar. Gw membayangkan kalau tiap hari (pastilah, ya) ada yang ultah dari friend list-lo, berarti...mereka kasih selamat hampir tiap harikah?

Kalau begitu, rasanya ada missing piece, yah. Dapet ucapan selamat yang mungkin hampir tiap hari diucapkan olehnya, rasanya... antara spesial dan tidak.

Another thing, gw jadi inget ucapan salah seorang temen deket gw, yang nggak pernah mau cerita soal keadaannya (baca: status), dan pernah berkata "Tunggu aja di Facebook, ntar juga bakalan muncul, kan?"

Entah itu cuma celetukan biasa, atau serius, yang pasti itu makin menguatkan fakta bahwa lama-lama orang-orang hanya berkomunikasi secara digital. Even they are close enough to talk face to face. They let the screen tells everything.

Gw sangat menyayangkan reaksi temen gw tersebut, buat gw yang preference-nya adalah direct communication, gw cukup sensitif untuk menerima ucapan seperti itu. Anggap gw terlalu berharap bahwa dalam persahabatan, gw akan memperoleh semua cerita, atau mungkin gw yang terlalu memaksa, siapa tahu dia malu, atau ada alasan lain.

Tapi, manusiawi, kan, kalau dalam hubungan antar-manusia, kita ingin merasa dibutuhkan? Bertukar cerita, hal sederhana yang mungkin kadang sulit dilakukan.

Tapi gw menghargai cara temen gw itu. Biar bagaimanapun they're still my closest friend, gw juga sadar ada banyak hal yang nggak gw ceritakan ke sahabat-sahabat gw secara langsung. I want them to realize it, because it's hard to tell. Mungkin temen2 gw juga merasa seperti itu.

eniwei, status temen gw itu udah berubah di facebook. Finally, I found that out. Gw langsung sms dia ngasih selamat, boo... hehe, agak males juga ngecek2 status orang di fesbuk sebenernya, iyuh...

Balik ke topik facebook, ternyata memang manusialah yang selalu dituntut dengan perubahan sekitarnya. Tapi gw nggak berharap akan datang hari seperti animasi Wall-E di mana semua orang berkomunikasi via monitor. Okay, that's creepy.


Eits, walaupun cara pandang gw begitu, nggak berarti gw nggak suka dikasih selamat sebanyak itu di wall facebook gw, hehehe. Yang gw lihat mayoritas yang ngasih selamat memang orang-orang yang gw kenal at least cukup dekat, kok. SO, it's still meaningful to me, still special... thank you guys.




"I remember the day my parents celebrate a birthday party for me. I remember the day I treat my friends in my birthday. Today I still celebrate it... I still treat my friends... only in different ways, in my ways..."