take it easy, so life will be

Menyadari bahwa saat ini saya hanya ingin membuat hidup saya terasa lebih fun, maka sayalah yang harus membuatnya seperti itu. It's no kidding, you are what you want, you are what you say, you are what you eat, and you are what you be.
Showing posts with label tips. Show all posts
Showing posts with label tips. Show all posts

20 June 2008

Hujan sedia payung, panas sedia payung

Iyah... akhir-akhir ini panasnya teriiiik banget. Udah masuk musim kemarau, sih. Jadinya mulai jam 12 siang ke atas matahari udah kayak guyuran hujan terik. Jadi, nggak ada alasan bagi gw untuk gengsi bawa payung. Well, ada warnet yang harus gw datangi dan emang jam paling pas itu siang2 begini.

Tapi ternyata... sepanjang perjalanan, kalo udah jam segini emang nggak Cuma gw yang pake payung. Ehehe... justru rancu klo liat orang jalan di bawah panas terik begini tanpa payung, sama rancunya lyat orang jalan di bawah ujan tanpa payung. Nggak enak, nggak nyaman.

Kayak kemaren, gw ke alfamart bentar dan Masya Allah, panasnya itu, lho. Dan bodohnya gw nggak bawa patung...eh, payung. Jadilah gw lari-larian balapan sama bayangan buru-buru pulang saking nggak maunya muka terbakar, sementara tiap orang yang gw papas di jalanan pada pake payung semua... malunya gw... ehehe...
Pokoknyaa... sedia payung kalo nggak mau wajahnya kebakar! Yah... minimal pake apa gitu buat nutupin... kipas? buku? pamflet? apa aja.
aku dan bayanganku

you can stay under my umbrella...ella..ella...e..e.. :D

07 April 2008

Between Tea, Coffee, and Smoke


Semua orang memiliki caranya masing2 untuk mengkondisikan dirinya ke relaksasi dan refreshing. Di posting kali ini, gw hanya menyebutkan 3 diantaranya, yaitu ngeteh, ngopi, dan ngerokok. Di mana ngeteh (baca: minum teh;red) merupakan salah satu cara yang bisa bikin gw rileks dan refreshing.

Sebenernya ngeteh, ngopi, dan ngerokok itu sama aja. Terserah siapa yang melakukannya, yang pasti itu berarti adalah cara bagaimana mereka membuat dirinya merasa rileks. Gw merasa sekeliling gw lebih berbeda, tenang dan nyaman ketika gw ngeteh, apalagi kalau diselingi kue kering. Beberapa orang merasakan hal yang sama ketika ngopi. Makanya kenapa sebuah cafe bisa sebegitu penting bagi kita2 yang merasakan kondisi nyaman di dalamnya.

Bagaimana dengan ngerokok? Karena itu juga merupakan kondisi relaksasi bagi mereka yang merokok, maka kita juga nggak bisa melarang mereka untuk tidak merokok bukan? TAPI, ada tapinya, neh. Yang membedakan ngerokok dengan ngeteh dan ngopi adalah, keberadaan perokok itu mengganggu orang2 yang ada di sekitar dan sekelilingnya. Siapa, sih? Yang merasa terganggu kalo ada orang lagi ngeteh atau ngopi di sebelah kita? Tapi kalo ngerokok? Hmmh!

Pastinya kita semua udah tau fakta ‘efek rokok terhadap perokok pasif lebih berbahaya daripada perokok aktif’. Perokok pasif itu kan orang yang menghirup asap rokok yang ditimbulkan oleh perokok aktif (yaitu orang yang merokok), perokok pasif itu kita2 yang merasa terganggu oleh orang yang merokok di sebelah kita. Berarti... kita yang dirugikan, dong? Kita dihadiahkan penyakit dari orang yang merokok di sebelah kita.

Walopun gtu kita juga ngerti banget klo merokok penting bagi beberapa orang untuk kondisi rileksnya, jadi kita nggak bisa ngelarang juga. Maka dari itu pemerintah tetap mengizinkan keberadaan perokok dengan catatan: merokoklah di tempat yang disediakan memang untuk merokok.

Di sekitar kita udah ada aturan yang berlaku. Dan itu ada untuk melindungi masing2 pihak. Jadi, buat apa kita melanggar peraturan yang dibuat untuk kepentingan diri kita sendiri? Klo sampe luar negeri kita masih membawa kebiasaan merokok di tempat yang ada tanda ‘no smoking’nya, udah pasti besar banget denda yang bakalan kita terima. Karena di luar sana kenyamanan dan ketenangan seseorang sudah dinjunjung tinggi oleh hukum.


So, start to care...

UN?


Ujian Nasional tinggal 2 minggu lagi.


Apa yang dirasakan?


Resah.
Resah.
Resah.


Mau murid yang baru getol belajar bulan2 ini. Sampai murid berprestasi yang udah persiapan dari 3 tahun lalu.


Semuanya resah.


6 mata pelajaran.


Bukan soal mudah.


Tapi bukan berarti kita tidak bisa menghadapinya.


Sejak beberapa bulan terakhir ini, banyak hal yang telah dilakukan pihak sekolah untuk menggembleng murid2nya agar siap menghadapi UN. Sebenarnya waktu yang diberikan sekitar beberapa bulan menuju UN itu cukup bagi kita siswa/i untuk siap menghadapi UN, asalkan diikuti dengan sungguh2. Nggak ada salahnya, dong, bersakit2 dahulu bersenang2 kemudian? Udah cukup banyak waktu yang kita pakai untuk menghabiskan masa2 SMA dengan bersenang2.


2 tahun lebih itu udah more than enough for having fun with our friends. And now is time for us untuk merasakan susah2 bersama menuju UN. Setelah itu, lo mau jungkir balik kayak apa juga terserah (eits! Tapi jangan lupa masih ada Ujian Sekolah yang menanti, hehe...).


Seserius2nya kita belajar 3 bulan terakhir ini, tetep aja ada 3 hal penting yang harus diingat, yaitu:


SEHAT. Yep, nggak ada artinya kita banting tulang belajar kalau ujung2nya kesehatan badan terabaikan. Jangan sampai beberapa hari menjelang UN kita jatuh sakit. Karena kalo udah gitu yang sakit hati kita juga, kan? Tetep ikutin pola makan kita sehari2 yang seperti biasanya, kalo bisa ikutin pola makan yang lebih sehat lagi. Konsumsi buah2an, sayur2an, jangan lupa makan nasi walopun Cuma sekali sehari, karena nasi mengandung gula dan karbohidrat yang penting banget buat energi yang kita pakai sehari2nya. Dan jangan lupa juga untuk cukup tidur. Nggak usah, deh, begadang sampe malem banget buat belajar. Mungkin pikiranlo nggak merasa ngantuk, but believe me, your body needs to take a rest. Badanlo itu sebenernya butuh banget istirahat, cuma kita kurang merasakannya aja.


REFRESHING dan REKRASI. Kalo udah merasa suntuk banget belajar, nggak usah dipaksain lagi untuk belajar. Refreshing dan rekreasi yang dimaksud di sini itu adalah kondisi yang membuat kita paling merasa santai dan bisa mengisi ulang energi kita terutama di pikiran. Kalo merasa refreshing dengan tidur, ya tidurlah, kalo dengan mendengar musik cukup refreshing, dengarlah musik yang paling lo suka. Baca komik? Nonton TV? Jalan2 keluar rumah sebentar? Olahraga? Merokok? Bahkan Cuma minum teh atau kopi, semua orang punya caranya masing2 untuk refreshing. Setelah merasa cukup ter-reload/terisi ulang tenaganya, barulah kita mulai belajar lagi :-D. Percaya atau enggak, justru dalam kondisi yang santai dan menyenangkan pikiran, kita dapat lebih berkonsentrasi untuk belajar. Jadi, nggak perlu tegang2 banget klo mau memperhatikan pelajaran. Otak kita ini sebenernya anugerah Tuhan yang paling hebat, lho!


DUKUNGAN MORIIL. Yang satu ini, penting banget bagi ortu2 kita untuk diingat. Kalo perlu kita yang mengingatkan mereka. Agar mereka selalu memberikan dukungan moriil pada kita2 berupa kepercayaan dan keyakinan tinggi bahwa anak2nya dapat melalui UN dengan sukses. Disertai doa dan doa. Siapa, sih? Yang nggak mau anaknya lulus? Nah, makanya para orang tua juga turut andil (jangan Cuma maunya aja) membantu. Right?


Buat yang tiga di atas itu penting penting penting sekali untuk diingat. Istilahnya, antara body, mind and soul harus seimbang, masing2 punya asupan makanan yang dibutuhkan.


Buat kita2 yang udah belajar 3 tahun ini dan merasa well-prepared untuk menghadapi mata pelajaran UN, nggak usah sakit hati bisa kebalap sama yang baru belajar 3 bulan. Karena keberadaan kalian itu bisa berguna dan berarti banget terutama buat kelompok2 belajar kecil2an yang butuh bantuan sedikit dari ‘guru kecil’. Lagian, bakalan ada hasil dan manfaat lebih yang kalian terima dibanding mereka2 yang baru belajar 3 bulan ini. Tapi kita semua tetap akan lulus Ujian Nasional! Amien!


Jangan lupa, setelah 90% usaha kita kerahkan, sisa 10%-nya kita isi dengan berdoa sebanyak2nya memohon kelulusan.


Masih merasa kurang siap menghadapi UN? Coba buka, deh, situs di bawah ini. Isinya berupa soal2 latihan UN yang mungkin bisa makin memantapkan skill lo2 pada.




Jadi, UN?


Lulus!


Amien.