take it easy, so life will be

Menyadari bahwa saat ini saya hanya ingin membuat hidup saya terasa lebih fun, maka sayalah yang harus membuatnya seperti itu. It's no kidding, you are what you want, you are what you say, you are what you eat, and you are what you be.
Showing posts with label holiday. Show all posts
Showing posts with label holiday. Show all posts

09 July 2011

Jalan-jalan hingga kaki kapalan

Gw gak berharap judul postingan ini kejadian sih, amit-amit juga kaki kapalan beneran, tapi sekarang memang sudah terasa sakit ada benjolan... huhu hiks hiks.

Semua gara-gara liburan yang terlampau lama ini, 3 bulan cing! Well, tapi kenapa baru tahun ketiga ini gw merasa kopong banget di liburan semester genap yah?

Soalnya tahun-tahun sebelumnya selalu ada aja yang dikerjakan, sibuk sibuk kepanitiaan dsb dsb, halah... sampe-sampe liburan pun gak kayak liburan saking seringnya ke kampus, entah itu kuliah semester pendek dan kepanitiaan.

Gini yah, the true holiday? Hal yang paling terasa amat sangat ialah: UANG JAJAN AWET.

Dan itu.... BERBAHAYA!

Gw yang selama ini bisa menahan diri dari godaan nongkrong keseringan, belanja keseringan, dan main-main keluar keseringan, jadi tidak bisa menahan diri lagi saking dipikiran adalah: UANGNYA MASIH ADA.

Duh, dalam beberapa minggu terakhir ini udah jalan-jalan berapa kali, yaa? Ke monas, ke Bandung, jalan sore ke Gelora Bung Karno lanjut ke pesta buku lanjut ke ambassador lanjut ke Setiabudi, sepekan kemudian ada kerjaan singkat di polling Kompas, sehari kemudian nonton Pechakucha di JCC, sehari kemudian balik lagi ke pesta buku dan ambassador ngurus handphone (akhirnya setelah ada duit baru bisa ngurus), trus ada kemungkinan mau jalan lagi sama temen2 SMA ke FLONA, atau ada kemungkinan ke Lembang bareng saudara...

oh... tak lupa awal Juni kemarin di mana gw selama sepekan pergi berlibur ke Malang dan beberapa tempat di Jawa Timur (ah, baru ingat belum posting soal ini...)

Aarggg... harus segera produktif cari duit tambahan kalau tidak mau kesandung godaan konsumtif liburan kosong..

Salahkan liburan, salahkan gramedia yang sedang diskon buku, salahkah pesta buku Jakarta, hanya dalam waktu sebulan gue udah belanja total 31 buku!

Waaaaa...

G-A-W-A-T

Uang terkikis.

Kaki pun terkikis.

Aaaaaa

24 June 2011

One of my target this holiday is...

... to lose weight!


Tebak aja kenapa foto Amanda Seyfried menghiasi target gw yang satu ini........

Perilaku menonton

Belum lama ini gw menonton anime Jepang berjudul "Kimi ni Todoke".

"Kimi ni Todoke"

Cerita remaja ringan tentang cinta di masa sekolah. Total episodenya ada 25 episode. Durasi per episodenya kurang lebih cuma 20-25 menit (gak sampe 30 menit pokoknya).

Lalu temen gw bersikeras meminjam DVD-nya dari gw untuk menontonnya (sebenernya gw yang bersikeras dia nonton sih).

Beberapa minggu kemudian...
Gw: Gimana? Udah nonton sampe episode berapa?
Dia: Belum, Fik, belum sempet, baru awal-awal 2 episode kayaknya.
Gw: Haaaah? ini udah berminggu-minggu...! Cuma 25 episode lho!
Dia: 25 episode tuh banyak kali, Fik.
Gw: Ya tapi kan per episode cuma 20 menitan. Gw aja 2 hari kelar, kok

-end of story-

Lalu, di masa liburan ini, 3 hari yang lalu gw bersikeras menonton DVD serial drama Korea milik adek gw yang lama-lama dan belum pernah gw tonton. Pilihan lalu jatuh pada serial berjudul "WITCH" atau "Yoo-hee sang Penyihir". Haha...

The Cast of Witch

Genrenya sudah pasti romantic comedy drama ^^. Dan seperti biasanya drama-drama Korea, durasi per episodenya pasti sekitar 1 jam per episode.

3 hari yang lalu gw mulai menontonnya, ini drama lama, sih, tapi rekomendasi adek gw katanya bagus banget. Hoho.

Lalu sampai sehari yang lalu gw masih menonton serial itu, terjadilah percakapan antara gw dan adek gw,
Gw: Dek, ini total ada berapa episode, yah?
Adek: Nggak terlalu inget. Kayaknya 18-an, deh. Yang jelas nggak sampe 20 episode, kok.
Gw: Hoo...
Adek: Udah sampe episode berapa, Kak?
Gw: Baru episode 4 & 5, baru disc kedua...
Adek: HAH? Lama banget! Masih jauh tuh!
Gw: Ya, kan satu episodenya aja 1 jam...
Adek: Hahaha... dulu waktu aku nonton aja 2 hari kelar, kok
Gw: ........................................ (deja vu)


Begitulah, mana yang lebih bisa ditoleransi gw nggak tau. Tapi intinya, menonton sesuatu itu kalau udah gencar memang mau berapapun episode atau lama durasinya bakalan bisa kelar dalam waktu: 2 hari, kok ^^ hahaha...

Yang pasti, drama "Witch" ini meskipun judul lama (sekitar tahun 2007, jaman masih SMA) tapi ternyata kocak dan menarik banget! Hahaha... sangat menghibur gw dan benar-benar pilihan tepat untuk mengisi waktu liburan sedikit.

Terutama... karena ada 2 tokoh cowok dalam drama "Witch" tersebut yang menjadi idola gw... 

Well, Korean drama must come with admirable actors/actress, right? fufufu...

JAE HEE. My favorite Korean actor since he played Lee Mong-Ryong in serial "My Sassy Girl Choon Hyang"
Cuma dia yang bisa memerankan karakter semacam Mong-Ryong Mong-Ryong itu ^_^ hahaha...


DENNIS OH the blasteran. Pertama lihat dia di drama ini, dan langsung melting lihat orangnya. Arrr
Mas Dennis, situ cukup foto gaya biasa aja sambil senyum udah guanteng banget, kok *two thumbs up* kikiki...


12 September 2010

Libur Lebaran

Tahun ini aku menyebutnya 'lebaran'.

Biasanya kusebut ia "idul Fitri', namun tahun ini memang aku hanya ingin sesuatu yang biasa saja. Karena tahun ini aku mengalami banyak hal yang di luar kebiasaan, dan aku lelah, sehingga yang kuharapkan ialah, saat ini menjadi saat yang berlangsung normal-normal saja.

Tidak ada salahnya dengan perayaan, aku suka perayaan, hanya saja rasanya aneh aku merayakan sesuatu dengan terlalu, sementara aku sendiri sedang berada di tengah-tengah persoalan serius yang harus kuselesaikan.

Maka kusebutlah ia Lebaran, salah satu liburan sebagaimana liburan lainnya.

Menonton DVD, berusaha meraih emosi yang ingin dicapai. Ingin senang, ingin tertawa, atau ingin sedih, ingin merenung, ingin berpikir, dan lainnya.

Mungkin berencana jalan-jalan juga? hunting foto seperti biasa yang sedang kulakukan karena kerjaanku di situ belum selesai.

Tugas-tugas kuliah juga rasanya ada banyak.

Ahh... selamat libur lebaran semuanya, semoga menjadi waktu yang menyenangkan bagi kalian semua :)

Happy 1 Syawal 1431 H ^^


Family is the best people to be with in the middle of this situation :) check out one of our review in my sister's blog www.uzieziezie.blogspot.com ;)

29 June 2009

Kenapa laut...

Belum lama ini, gw pergi ke pantai Anyer dalam rangka acara tahunan FISIPERS dalam rangka rapat kerja. Setelah beberapa minggu persiapan oleh panitia penyelenggara yaitu dari anggota baru, berangkatlah 25 orang (banyak yang berhalangan hadir) pada Selasa, 16 Juni 2009 lalu!

Berangkat sekitar jam 2 siang, sampai di lokasi sekitar jam 5 sore. Setelah berbenah langsung pergi ke pantai yang jaraknya deket banget dari villa tempat kita menginap. Dan langsung aja dengan semangat menggebu-gebu gw berteriak:

"GUE SAMPE LAUUUUUTT...!!! WOO-HOOOO!!!!!"

Tampak norak tapi memang begitulah bagaimana gw bersemangat. Gw udah menantikan hari ini sejak lama, hari di mana gw melihat laut yang oke banget, dan begitu dekatnya. Ahh... dasar anak daratan, jarang melihat laut, beginilah jadinya.

Salah satu niat utama gw adalah chasing a blue for my best friend's birthday gift. Yap, selama 3 hari 2 malam di sana, gw mencari momen yang tepat untuk gw bisa menangkap view laut dan langit yang bertumpuk biru. Gw nggak tahu kenapa, sejak menyadari ultah orang ini sudah dekat, hadiah inilah yang terpikirkan oleh gw.



Judul dari postingan kali ini adalah 'Kenapa laut...'. Kalimat tersebut adalah kalimat yang terbersit di benak gw saat gw menikmati laut di Anyer kemarin. Karena entah kenapa... melihat pantai dan laut, gw jadi teringat dengan almarhum Ayah gw.

Kenapa laut... mengingatkan gw dengan Bapak, ya?

Soalnya gw keinget, dulu waktu gw masih SD, pernah kita sekeluarga ke laut. Dan Bapak adalah orang yang kalau pergi berlibur ke suatu tempat, beliau pasti akan melanglang buana ketimbang mendekam di kamar hotel. And his partner in crime-nya adalah... gw.

Waktu ke laut dulu, gw inget beliau ngajak gw (sama adek gw tentunya) untuk melihat laut di malam hari, saat sedang pasang2nya, hal yang juga gw lakukan di pantai Anyer kemarin.

Dalam kondisi yang seperti liburan saat ke Anyer kemarin, bener-bener mengingatkan sama moment2 liburan sekeluarga, di mana seringkali bokap gw ngajak jalan keluar, lihat2 sekitar di tempat yang asing dan baru tersebut.

26 June 2009

swim baby swim

Hari ini gw dan adek gw berencana untuk berenang. Yah... itung2 olahraga-lah... daripada kita berdua membusuk nggak jelas di rumah (semester pendek gw cuma kuliah senin & rabu, adek gw lagi liburan pasca UN SMA).

Rencananya berenang di Bukit Golf, favourite place to swim (pernah juga gw posting sebelumnya). Sebelum ke sana, gw sama adek gw yang nebeng mobil mommy mampir dulu ke rumah bude. Rumah bude Farid emang satu komplek, jadi nggak jauh-jauh amat. Di sana... pagi2 jam 8 ternyata keponakan kita alias HANA (anak sepupu kita di sana) sudah banguuun...! dan diajaklah ia berenang sama kita, mm... lebih tepatnya nyokap gw yang ngajak, hehe.

Jadilah!

Berenang sambil babysitting!

Awalnya, gw sama adek gw bingung juga, niatnya mau olahraga jadi kepikiran kalo kita pastinya harus mengawasi sang adik kecil (oiya, fyi, dia baru umur 3 tahun-an). Yah...intinya nggak bisa berenang bener-bener ke tempat yang dalem misalnya, terus... kita juga harus ngajak ngomong terus si Hana ini. Aih aih... what an experience.

Dan... di penghujung hari yang makin siang dan kian menggosongkan kulit kita semua, ternyata si Hana ini ngaja lomba renang! Ah, jadi di sepanjang kolam yang dalam itu emang ada salah satu sisinya yang cetek (mungkin sengaja dibuat supaya para orang tua yang mau berenang bisa sambil renang sama anak2nya di kolam yang dalam, sementara anaknya tetap ada di sampingnya di bagian yang cetek). Jadi... gw, adek gw, dan si kecil Hana lomba renang deh! si Hana jalan di bagian yang cetek, terus, gw sama adek gw di sampingnya berenang di kolam yang dalam.

Dan...! believe me! gw bener-bener berenang! sampe pegel! olahraga beneran, deh! ahaha... si Hana ini akhirnya menang lomba gitu (yaiyalah, baby, kamu kan jalan...hehe). Sementara gw juga puas karena tetap bisa kesampaian berenang sambil ngawasin sang ponakan.

:)

29 December 2008

Ragunan: Photo hunting on Mission.


Hari Sabtu kemarin gw pergi ke Ragunan menemani teman gw Irna, dalam rangka hunting foto untuk tugas kuliahnya. Jadi, gw di sana sebagai penyedia kamera SLR analog gw, soalnya dosennya temen gw itu minta tugas foto2 dengan kamera film alias SLR analog. Dan karena SLR analog yang gw pegang itu masih pinjeman saudara which means need to take care of, jadi gw nggak bisa meminjamkan kamera gw dan alhasil gw menemani mereka menggunakan kamera gw untuk hunting. Repot, yah? Hehe.
Tapi asik, juga. Jadi salah satu agenda liburan gitu, deh. Secara, yah, gw itu baru masuk kuliah lagi bulan FEBRUARI. Haha. Karena gw udah UAS. Selamat, deh. Hanya saja... bulan Januari gw udah mulai disibukkan lagi dengan kegiatan ospek (baca: masa bimbingan gw) yang mendekati puncaknya di tanggal 24-25 Januari. Jadi... GW AKAN MEMANFAATKAN LIBURAN GW DENGAN SEBAIK MUNGKIN.

Ada apa di Ragunan? Kali ini gw bener-bener mau mengeksplorasi Ragunan lebih banyak, soalnya Ragunan itu luaaaaaaaassssss, pegel2 deh jalannya. Masih ada 2 hari menunggu untuk menemani temen gw itu hunting, soalnya tema fotonya banyak banget dimulai dari night view, pemandangan, bangunan, tumbuhan, model, hewan, still life, zooming-panning, etc. Fyuh... selamat ber-hunting ria, deh. I’m coming Jakarta!!!

02 July 2008

ke Ancolll!!!



Akhirnya... jadi juga gw ke Ancoll. Hehe... sekalian mumpung lagi banyak acara di Ancoll.

Dari sekian orang yang tadinya berencana untuk pergi bareng, akhirnya tinggal gw berdua saja dengan sobat gw, Irna.


lukisan di jalan



band


Yang tadinya ini udah jadi rencana mateng dari jauh2 hari, mau ke Ancoll lyat UrbanFest sekalian mpe malem skalian bisa lihat sunset, jadi rencana dadakan untuk ke Ancoll di siang hari (yah, gw berangkat jam 10 itu udah siang mengingat padatnya Jakarta apalagi ke Ancoll sekarng2 ini) supaya bisa pulang di sore harinya karena rumah kita2 yang jauh dan nggak mau kejebak macet manusia kalo pulang malem naek busway.

Jadilah, ketemuan di halte Matraman, kita ke Ancoll. Nyampe sana jam 12 siang tepat ketika matahari ada di ubun2. Langsung, deh, naek taksi ke Pantai Carnaval Ancoll.

Hmm... ternyata, biar dikata taksi bluebird juga, kalo di Ancoll supir taksinya itu kagak2 tau-menahu, lho, sama seluk beluk Ancoll. Mungkin... debutnya mereka ditaruh di sana kali, ya. Repotnya, gw sendiri sama2 baru kali ini ke Ancoll lagi setelah sekian lama nggak tau kapan, deh, mungkin terakhir gw ke Ancoll adalah pas SD. Untunglah ada Irna walopun tetep aja kita kebawa muter2.

Ternyata Pantai Carnaval itu paling ujung, cukup jauh, dan nggak pantai2 banget. Beda sama Pantai Festival Ancoll yang emang langsung pantai ke arah laut banget.

“Uwaaaahhh....! Laut, Na! Lauuut!” gw berteriak pelan karena takut dianggap norak gara2 baru lyat laut sedeket ini setelah sekian lama.

“Iih, norak banget, sih, lo, Fiek, kayak nggak pernah lyat laut aja” kata Irna.

“Emang, gw, kan anak daratan, hehe...” (nyengir)

“Jangan bilang lo baru kali ini ke Ancoll”

“Emm... yah, emang terakhir kali kayaknya SD atau pas gw masih keciiil banget, deh” (nyengir)

“Parahlo! Orang Jakarta juga!”

“Yee... gw, kan, orang Bekasi, orang Cibubur. Dari kampung Kranggan gw!”

Maklumlah. Memang kenyataannya begitu.

Akhirnya nyampe juga ke pantai karnaval. Turun dari taksi, gw merasakan kaki gw melangkah ke dalam dataran yang empuk.

“Na! Pasir, Na! Pasir!”

Norak banget, sih, nih, anak, napak di pasir pantai aja ampe segitunya.
Maklumlah. Memang begitu kenyataannya.

Asal tau aja, siang itu PANAS BANGET (yaiyalah, ya!) dan URBANFEST-NYA masih belum mulai2 amat. Baru boots2nya gitu. Dan nggak ada tempat untuk kita menunggu di tengah2 panasnya terik matahari sementara masih dikiiit banget yang dateng.

Yaiyalah, datengnya jam segitu, yah, salah waktu. Acara kayak gitu pasti ramenya sore menjelang malem gitu...

Daripada kecewa, akhirnya kita jalan aja menyusuri sepanjang pantai Ancoll. Gw sendiri sebenernya menikmati hari gw di sana. Gw tau kalo jam segitu UrbanFest-nya emang bakalan belum ada apa2nya dan yang ada kita pasti Cuma kepanasan di terik matahari. Tapi emang pada dasarnya gw doyan jalan2, jadi ke mana aja dibawa enjoy, mau itu di luar rencana, kek, justru lebih menarik.



Laut. Pasir. Hal2 yang nggak gw temuin setiap harinya. Gw inget sama temen gw yang suka sama laut, pengeen banget ngajak dia ke sini, tapi dia masih sibuk mengejar PTN yang belum didapatnya. Hiks... next time ya, teman.

Tadinya mau ke Gelanggang Samudera nonton 4D, tapi karena kocek pas2an dan krn udah masuk musim liburan jadi tiket masuk agak melunjak, batallah niat kita untuk menikmati wahana2 Ancoll. Habis... baru nerima duit bulanan, sih. Sayang klo langsung diabisin.



can you see the wind...?

Ya, udah. Nggak ada yang spesial selain menikmati laut di hari gw dan Irna ke Ancoll itu. Hehe... makan siang di tengah2 angin laut yang sedang berhembus kencang2nya. Foto2 di jembatan. Trus, pulang, deh. Masih sepi buswaynya jadi enak pulangnya. Irna pulang ke arah Pulogadung, dan gw pulang ke arah Cibubur.


mancing

maen bola pantai



CAPEEEK... tapi seneeeng.

20 June 2008

Bandoeng: enHaii dan Travel Mart 2008

Liburan ke Bandung yang tadinya gw kira bakalan gw habiskan Cuma di Bale Endah, ternyata menjadi sedikit di luar rencana. Di mulai dengan kepulangan adek dan nyokap gw. Berhubung besoknya (hari Senin) adek dan nyokap gw masih harus sekolah dan kerja, mereka udah harus pulang lebih dulu di hari Minggu itu, dan gw... (akhirnya) dengan sedikit bujukan2 tak langsung dari pakde-bude gw, memutuskan untuk tetap tinggal lebih lama di Bandung dengan hanya berbekal 2 buah baju, 1 celana jeans, dan satu celana tidur (nggak ada persiapan sama sekaleeee!!!!)

Selanjutnya? Mengetahui gw bakalan lebih lama di Bandung, nyokap gw mesen supaya gw mampir ke Kampus NHI (sekarang STP alias Sekolah Tinggi Perhotelan) buat liat2 dan minta brosur gitu. Untuk apa? Bukan untuk gw pastinya, mengingat *ehm* gw sudah punya PTN tujuan, melainkan untuk gambaran salah satu pilihan untuk adek gw taun depan.

kampus enHaii


Well, yeah! Which that means... I have to go to Bandung yang berjarak 2 jam perjalanan dengan angkot!

Yah, perjalanan 2 jam naek angkot itu benar2 gw jalani. Dengan ditemani Mba Nela, spupu gw yg juga mau ke Bandung karena masih ada tugas2 kuliah, berangkatlah kami menuju pusat kota! Hahaha!

Sayangnya, karena Mba Nela nggak bisa nemenin gw ke enHaii (NHI) lantaran grup kampusnya mau company visit ke Jakarta, jadilah gw dioper nginep ke rumah sepupu gw yang lain di Sultan Agung, Mba Icha. Dan di hari-H kami berdua menyusuri kota Bandung dengan angkot menuju kampus enHaii di daerah... mm... jalan apa ya, mbak? Daku lupa... jalan setiabudi bukan?

Yah, masuk ke Kampus enHaii, hmmm... Cuma datang, ke bagian administrasi, minta brosur (sementara kanan-kiri gw beli formulir dan lain2), udah? Gitu aja? Hh... karena gw nggak mau rugi, gw sempet foto2 kampus enHaii itu, dan menangkap sebuah spanduk bertuliskan “Travel Mart 2008, 3-4 Juni 2008, dst...dst...” yang langsung bikin gw penasaran.

“Eh! Mbak! MbaK! Apaan, tuh? Travel Mart? Di sini, kan? tanggal 3 itu hari ini, kan????” tanya gw dengan antusiasnya.

Mbak Icha juga melihat apa yang gw lihat di ujung lapangan terbuka, aula yang merupakan pintu maksud acara yang dimaksud.

“Mbak! Coba masuk, yuk? Sekalian! Kira2 ditarik bayaran, nggak, ya?” (emang pada dasarnya nggak mau rugi)

“Nggak tau juga, ya” akhirnya mbak icha menjawab.

Yah, karena ragu2 (tapi gw masih penasaran) kami berbalik badan dan bergegas untuk pergi namun kemudian mendadak dicegat sama cowok berjas cokelat (yaitu jasnya enHaii, iya bukan?).

“Eh! Udah sempet masuk ke sana?” tanyanya (kira2 intinya begitu yg gw inget, soalnya kaget juga tiba2 dicegat gitu).

“Hah? belum, tuh? Emang itu Travel Mart acara apa, ya?” tanya gw akhirnya.

“Yah, jadi kita ada boots2 dari berbagai provinsi di Indonesia gitu... trus ada dari travel2nya juga... trus... bla...bla...bla... amazing race asia... bla...bla... menyambut.... bla... bla...visit Indonesia....bla...bla...” (lupa).

“Ooh... gitu, ya, Mas? Gratis, nih, Mas?” tanya gw (masih nggak mau rugi).

“Ooh!... iya!” (semangat) “Free charge! Tinggal tanda tangan di buku tamu ajah”

*dalam hati: horeee!

“Wah! Ayo, mbak, kita masuk! Makasih, ya, Mas!

Well,, setelah mengisi buku tamu dan dicap tangan, kami memasuki lorong dengan batu2 buatan di kanan-kirinya dan di ujung jalan adalah aula asli yang luas dengan boots2 bertuliskan nama2 tempat di Indonesia dari Aceh sampe Papua. Masing2 boots dilengkapi dengan pasangan co-ce yang berbaju daerah sesuai nama boots tersebut (langsung gw minta poto sama mereka ;p). Dan ada juga2 boots2 yang ngasih panganan khas daerah boots mereka gratisan alias Cuma2! Yah, walopun makanannya agak aneh tapi kita coba juga! lumayan! Lainnya, juga ada yang harus beli.


Di salah satu sudut ruangan ada tempat khusus makan. Pilihannya ya... ada cilok, kerak telor, pempek, iga ribs, makanan aceh, sampe... burger ikan hiu! What?!

Gw iseng nanya ke sepupu gw: “Mbak, berani nggak? Makan daging hiu?”

Mba Icha: “Berani aja, sih... tapi, kasiaaan...sama hiunya...”

Gw: “Tapi, berani, nggak? Kalo aku, sih... hii! Mau aja, sih, tapi nggak yakin kuat kalo inget itu daging hiu, rasanya jadi gimanaaa gitu...” (jadi gimana, yaaa?*glek)

Akhirnya gw beli cilok dan Mba Icha beli pempek, kamipun saling berbagi ganjalan perut tersebut, kemudian merasa sudah cukup berada di acara tersebut, pulanglah kami.


bagus, yach!


P.S. sebelum pulang kita mampir makan cheese cake di Cizz dulu. Hehe... dan di rumah spupu gw itu, kita nikmatin rekaman2 musik klasik di komputer (yg ternyata mbak icha juga suka!) yang keren2! Wuih! Trus, gw minta ajarin dikit maen piano (walah... ternyata mendingan belajar gitar!). Yah... gw puas banget ngelyat piano disana dan waktu mbak icha memainkannya. Wuah!! Mbak! Keep practising, ya! kutunggu tiket konsernya! Serius, lho... hehe.

Bandoeng: story from Bale Endah

Jadi inget, sebenernya liburan ini sempet gw habiskan dengan pergi ke Bandung. Yah, undangan mendadak, sih, dari bude-pakde gw yg kebetulan lagi di Jakarta dan langsung ngajak kita ikut mereka ke Bandung di hari kepulangan mereka.
Langsunglah gw, adek gw en nyokap gw berbenah2 sampai akhirnya jemputan datang dan kami sekeluarga bersama pakde-bude gw itu berangkat ke Bandung.


Perjalanan panjang gw habiskan dengan membaca buku The Proposing Tree yang gw pinjem dari Tammi dan nggak sempet gw baca. Gw bawa ke Bandung sengaja karena gw inget pada hari yang sama beberapa kawan gw termasuk Tammi juga pergi ke Bandung, tapinya dalam rangka mengikuti USM atau enggak SMUP. Sementara gw? Liburaaaan! Hehehe...

Yah, karena perjalanan panjang yang nggak jauh dari godaan pergi ke negara Bossen, jadilah gw siasati dengan membaca buku tsb yg walhasil langsung memikat gw! (wahahah! Padahal klo di rumah kagak gw buka2 tuh, buku! Emang tempat juga menentukan kali, yee...)

Sampai di Bandung, kali ini kita nggak ke rumah pakde-bude yg ada di Sukagalih, melainkan rumah baru mereka di Bale Endah, tempat tempat nun jauuuuh di pinggiran Bandung (yg kalo di peta Bandung udah kagak masuk Bandung lagi), yang untuk ke sana dari Bandung butuh waktu 1 jam dengan mobil pribadi dan 2 jam dengan angkot, yang sengaja di bangun di sana karena bude gw punya pengajian dan taman bacaan di sana jadinya di lantai dua tempat tersebut dijadikan rumah mereka juga. Namanya “Nun Learning Centre – Taman Pendidikan Qur’an dan Taman Bacaan”.

Bisa dibayangkan, sebuah tempat terpencil, masih desaaaa banget, yang kalo jam 7 malem di sana sepinya udah kayak jam 10 malem, yang pada pagi hari ada suara bebek bersoang-soang (lho?), siang ada suara mbek-mbeknya kambing dan malam ada suara jangkrik yang nyaring banget. Hehehe...



Kami sampai jam 8 malem setelah 2 jam sebelumnya transit terlebih dahulu di Sukagalih untuk shalat. What an amazing place! Sayangnya karena udah malem jadi pemandangan yang terlihat Cuma gelap-gelap gitu aja.

One special thing for me that night is: the balcony. The house has balconies! Balkon! Oh! Oh! Oh... balkon! *ehm*lebay mode on*. Yeah! Ada 2 balkon, satu menghadap ke depan rumah satu lagi menghadap ke belakang rumah alias halaman luas berkolam ikan 2 dan ada kebon seladanya (uwaaa! Uwaaa! Uwaaa!!!!!).


You can see the stars from that balcony. Malam berbintang terlihat lebih indah di tengah hunian desa seperti ini, dan untuk lebih mantapnya gw mematikan lampu balkon sehingga tidak ada lagi cahaya lampu yang menghalangi gw melihat bintang2 dg lebih jelas. Hahh... im dreaming of a house with balcony. Balcony... it’s one special thing you can find from a house, especially a house like this. Haah... gw suka banget sama yang namanya balkon. Yang namanya balkon itu... memberikan romansa tersendiri yang bikin hati tenaang banget, best place, special place


Yah, malamnya serangan dingin mulai menyerang dan badan gw mendadak perih2 dan gatel2 dan terdapat bintik2 merah kecil2 yang bikin gw heran setengah mati, kenapa ya? apa ada serangga2 kecil kasat mata yang nemplok pas tadi gw gelap2an di balkon? Sumpah! Nyerinyaa!

Paginya, barulah gw bisa melihat pemandangan sesungguhnya yang terlihat dari balkon belakang tersebut. Gw bisa lihat kolam ikannya, kebon seladanya, kebon sawinya, pohon2 yang baru ditanam (masih pendek2 gitu), teruuuuus... gunungnya... ijo! Sumpah! Gunungnya itu deket banget sampe gw bisa ngeliat warna pohon2nya yang ijo! Dan gw bisa ngeliat ada pintu gua gede banget di sana (uwaah! Bikin penasaran pengen ke sana, deeh!). Eh! Dan gw juga ngeliat kumbang badak di lapangan parkir (yg adalah lapangan badminton) di rumah di Bale Endah itu! uwaa....!


Pokoknya, jauh dari kebisingan kota, jauh dari hiruk pikuk kota, jauh dari Alfamart (hehe), saking jauhnya rasanya kalo ada di tuh tempat emang bukan untuk kemana2 melainkan di daerah situ2 aja (soalnya kemana2 jauh jadi bawaannya udah males banget). Emang tempat untuk mengasingkan diri banget, pas banget buat pakde gw yang penulis, dan gw yang juga doyan nulis. What a dream place!!!!